Teori-Teori Pertumbuhan Ekonomi
Kesehatan

Teori-Teori Pertumbuhan Ekonomi

Teori-Teori Pertumbuhan EkonomiTeori-Teori Pertumbuhan Ekonomi

  1. Teori Klasik

Menekankan tentang pentingnya faktor-faktor produksi dalam menaikkan pendapatan nasional dan mewujudkan pertumbuhan. Akan tetapi yang terutama diperhatikan ahli ekonomi klasik adalah peran tenaga kerja. Menurut mereka tenaga kerja yang berlebihan akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi.

  1. Teori Schumpeter

Menekankan tentang peran usahawan yang akan melakukan inovasi dan investasi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi.

  1. Teori Harrod – Domar

Menunjukkan peranan investasi sebagai faktor yang menimbulkan pertambahan pengeluaran agregat. Teori ini pada dasarnya menekankan peranan segi permintaan dalam mewujudkan pertumbuhan.

  1. Teori Neoklasik

Teori ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dan peningkatan kemahiran masyarakat merupakan faktor yang terpenting yang mewujudkan pertumbuhan ekonomi.

  1. Pengangguran

Menurut Sakernas (Survey Keadaan Angkatan Kerja Nasional), pengangguran didefinisikan sebagai berikut:

  1. a)mereka yang sedang mencari pekerjaan dan saat itu tidak bekerja.
  2. b)mereka yang mempersiapkan usaha yaitu suatu kegiatan yang dilakukan seseorang dalam rangka mempersiapkan suatu usaha/pekerjaan yang baru.
  3. c)mereka yang tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan, disebut dengan penganggur putus asa.
  4. d)mereka yang sudah mempunyai pekerjaan, tetapi belum mulai bekerja.

 

Sumber :

http://rahmad.blog.unismuhpalu.ac.id/jasa-penulis-artikel/