Otomotif

 Statistik Nonparametris

 Statistik Nonparametris

Statistik nonparametris tidak menguji parameter populasi, tetapi menguji distribusi. Statistik nonparametris tidak menuntut terpenuhi banyak asumsi, misalnya data yang akan dianalisis tidak harus berdistribusi normal. Oleh karena itu, statistik nonparametris sering disebut “distribution free” (bebas distribusi).

Penggunaan kedua statistik tersebut tergantung pada jenis data yang dianalisis. Statistik parametris kebanyakan digunakan untuk menganalisis data interval dan rasio, sedangkan statistik nonparametris digunakan untuk menganalisis data nominal dan ordinal.

Jadi untuk menguji hipotesis dalam penelitian kuantitatif yang menggunakan statistik, ada dua hal utama yang harus diperhatikan, yaitu macam data dan bentuk hipotesis yang diajukan.

  1. Macam Data

Macam data tersebut meliputi: data nominal, ordinal, interval atau rasio.

  1. Bentuk Hipotesis

Bentuk Hipotesis ada 3, yaitu: hipotesis deskriptif, komparatif dan asosiatif.

Hipotesis deskriptif yang akan diuji dengan statistik parametris merupakan dugaan terhadap nilai dalam satu sampel (unit sampel), dibandingkan dengan standar, sedangkan jika akan diuji dengan statistik nonparametris merupakan dugaan ada tidaknya perbedaan secara signifikan nilai antar kelompok dalam satu sampel.

Hipotesis komparatif merupakan dugaan ada tidaknya perbedaan secara signifikan nilai-nilai dua kelompok atau lebih.

Hipotesis asosiatif adalah dugaan terhadap ada tidaknya hubungan secara signifikan anatara dua variabel atau lebih.

Sumber :

https://obatpenyakitherpes.id/apple-dituntut-gara-gara-perlambat-kinerja-iphone-lama/