Umum

Penguatan Mental Anti Korupsi

Penguatan Mental Anti Korupsi

Dampak negatif di era globalisasi ini adalah krisis kepribadian. Dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan di suatu negara yang menyuguhkan kemudahan, kenikmatan, dan kemewahan akan menggoda kepribadian seseorang. Nilai kejujuran, kesederhanaan, kesopanan, kepedulian sosial mudah terkikis. Untuk itu sangat mutlak diperlukan bekal pendidikan agama agar ketika dewasa tidak akan menjadi manusia yang berkepribadian rendah, melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Kurikulum dan pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebaiknya dirancang untuk mengantarkan anak kepada peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta pembentukan akhlak yang mulia. Keimanan dan ketakwaan serta kemuliaan akhlak sebagaimana yang tertuang dalam tujuan pendidikan, dapat dicapai jika anak memiliki pengetahuan dan pemahaman yang utuh dan benar terhadap ajaran islam, sehingga terinternalisasi dalam penghayatan dan kesadaran untuk melaksanakannya dengan benar. Dengan demikian, pembelajaran PAI yang dirancang seharusnya dapat mengantarkan anak kepada pengetahuan dan pemahaman yang utuh  dan seimbang antara penguasaan ilmu pengetahuan agama Islam dengan kemampuan pelaksanaan ajaran serta pengembangan nilai-nilai akhlakul karimah (berprilaku dengan sifat-sifat terpuji).

Nilai-nilai Islami Dalam Kejujuran yang Terintergrasi dengan Pelajaran Matematika

Kejujuran adalah perbuatan yang dilakukan oleh seseorang dengan benar. Kejujuran berkaitan dengan kebenaran sebuah nilai. Dalam kontek korupsi, kejujuran menjadikan seseorang tidak akan terdorong untuk melakukan korupsi. Kesempatan dan peluang mungkin saja terbuka lebar, tetapi orang yang jujur, akan menggunakan suara hati nuraninya untuk bertindak dengan benar. Kejujuran adalah etika yang menjadi komitmen manusia secara global menuju satu kemanusiaan, satu peradaban, dan satu masa depan.

Seorang guru matematika tidak hanya menerangkan bahwa 1 + 1 = 2, akan tetapi, bagaimana guru matematika tersebut menghubungkan pelajaran matematika dengan nilai-nilai kejujuran. Oleh karena itu, nilai-nilai islami tentang kejujuran dapat dimasukkan oleh seorang guru matematika ke dalam pelajaran yang diampunya.

https://movistarnext.com/