Penerapan Ideologi
Pendidikan

Penerapan Ideologi

Penerapan IdeologiPenerapan Ideologi

Penerapan Ideologi dalam kehidupan kenegaraan disebut “Politik” . karena itu sering terjadi bahwa ideologi dimanfaatkan untuk tujuan tertentu, misalnya : merbut kekuasaan Ideologi dalam kehidupan kenegaraan dapat diartikalan sebagai suatu kosensus mayoritas warga negara tentang nilai-nilai dasar yang ingin diwujudkan dengan mendirikan negara. Dalam hal ini sering juga disebut Philosofiche Gronslag atau Weltanschauung yang merupakan fikiran-fikiran terdalam, hasrat terdalam warga negaranya, untuk di atasnya didirikan suatu negara.

Pancasila Sebagai Ideologi Nasional

Ideologi adalah istilah yang sejak lama telah dipakai dan menunjukkan beberapa arti. Menurut Destutt de Tracy pada tahun 1796, semua arti itu memakai istilah ideologi dengan pengertian science of ideas, yaitu suatu program yang diharapkan dapat membawa perubahan institusional dalam masyarakat Prancis. Namun, Napoleon mencemooh sebagai khayalan belaka yang tidak punya arti praktis, ideologi semacam itu adalah impian semata yang tidak punya arti praktis. Ideologi semacam itu adalah impian semata yang tidak punya arti praktis. Namun demikian, ideologi punya arti orientasi yang menempatkan seseorang dalam lingkungan ilmiah dan sosial. Dalam orientasi ini ideologi mempunyai pandangan tentang alam, masyarakat, manusia, dan segala realitas yang dijumpai serta dialami semasa hidupnya.

Terdapat empat tipe ideologi (BP-7 Pusat, 1991-384), yaitu sebagai berikut :

Ideologi konservatif, yaitu ideologi yang memlihara keadaan yang ada (Statusquo), setidak-tidaknya secara umum, walaupun membuka kemungkinan perbaikan dalam hal-hal teknis.

Kontra ideologi, yaitu melegatimasikan penyimpangan yang ada dalam masyarakat sebagai yang sesuai dan malah dianggap baik.

Ideologi reformis, yaitu berkehendak untuk mengubah keadaan.

Ideologi revolusioner, yaitu ideologi yang bertujuan mengubah seluruh sistem nilai masyarakat itu.

Suatu ideologi yang sama, dalam perjalanan hidup yang cukup panjang, biasa berubah tipe. Ideologi komunis yang pernah bersifat revolusioner sebelum berkuasa, menjadi sangat konservatif setelah para pendukungnya berkuasa. Dalam perjalanan sejarah, Pancasila merupakan ideologi yang mengandung sifat reformis dan revolusioner.

Kita mengenal berbagai istilah ideologi, seperti ideologi negara, ideologi bangsa, dan ideologi nasional. Ideologi Negara khusus dikaitkan dengan pengaturan penyelenggaraan pemerintahan Negara. Sedangkan ideologi nasional mencakup ideologi Negara dan idelogi yag berhubungan pandangan hidup bangsa. Bagi bangsa Indonesia, ideologi nasionalnya tercermin dan terkandung dalam Pembukaan UUD 1945.

Ideologi Nasional bangsa Indonesia tercermin dan terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 adalah ideologi perjuangan, yaitu yang sangat sarat dengan jiwa dan semangat perjuangan bangsa untuk mewujudkan Negara merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur (Bahan Penataran, BP-7 Pusat, 1993).


Sumber: https://gurupendidikan.org/