Umum

Nilai-nilai Islami Dalam Mengutamakan Kerja Keras yang Terintegrasi dengan Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan

Nilai-nilai Islami Dalam Mengutamakan Kerja Keras yang Terintegrasi dengan Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan

Mengutamalan kerja keras merupakan karakter seseorang yang lebih mengedepankan usaha yang sungguh-sungguh untuk mendapatkan sesuatu dari pada berharap. Karakter kerja keras lahir dari kesadaran bahwa kehudupan di dunia bersifat sementara. Ada hal yang lebih utama, yaitu kehidupan akherat yang abadi. Inilah sebetulnya yang harus ditanamkan kepada anak kita di sekolah maupun di rumah.

Inti dari pelajaran olah raga adalah kerja keras dan optimisme. Oleh karena itu, dalam kontek kesadaran anti korupsi, melalui pelajaran olah raga ini, seorang guru harus mengajarkan kepada anak tentang kerja keras, ketekunan untuk berlatih. Dengan memiliki karakter kerja keras, seseorang tidak akan dengan mudah terjerumus melakukan tindakan korupsi. Kerja keras merupakan etos kerja islami yang berniilai ibadah. Guru olah raga melalui melalui internalisasi nilai-nilai islami dalam kerja keras, secara khusus dapat membantu pemerintah dalam memberantas tindak korupsi.

Nilai-nilai Islami Dalam Istikamah yang Terintegrasi dengan Pelajaran IPA

Istiqomah adalah bersifat teguh atau keteguhan berpegang kepada sesuatu yang diyakini kebenarannya, dan dia tidak mau mengubah keyakinannya itu dalam keadaaan bagaimanapun. Baik ia dalam keadaaan susah maupun dalam keadaan senang, atau dalam keadaan sendiri maupun dalam keadaan beramai-ramai dengan orang lain. Jadi, istikamah adalah teguh pendirian. Sikap istikamah ini akan memberikan ciri khas kepada pribadi yang melakukannya dan menyebabkan orang lain menyegani dan menaruh rasa hormat.

Orang mencapai derajat istikamah dapat dilihat dari sikap hidupnya yang kuat dan jeas, baik ketika mendapatkan kesenangan, maupun ketika mendapat musibah. Ia menjadi manusia yang tangguh yang tidak mudah terombang ambing oleh berbagai arus kehidupan yang melandanya. Ia teguh dalam tindakannya sesuai cara dan jalan kebenaran yang diyakininya.

Melalui pendidikan IPA, anak dapat memahami betapa agung dan perkasanya Allah, yang telah menciptakan alam semesta ini dalam keadaan tertib sesuai dengan hukum-hukumnya. Guru IPA menerangkan tentang hujan. Hujan dapat memberikan kesuburan terhadap tanah dan tidak membeda-bedakan turunnya akan dimana dan kepada siapa. Baik itu orang beriman atau tidak beriman. Artinya guru IPA menanamkan nilai-nilai islami tentang istikamah.

Baca juga: