Keunggulan dan Kerugian PBL
Pendidikan

Keunggulan dan Kerugian PBL

Keunggulan dan Kerugian PBL

Keunggulan dan Kerugian PBL
Keunggulan dan Kerugian PBL
  1. Dengan PBL akan terjadi pembelajaran bermakna. Siswa yang belajar memecahkan suatu masalah maka mereka akan menerapkan pengetahuan yang dimilikinya atau berusaha mengetahui pengetahuan yang diperlukan. Artinya belajar tersebut ada pada konteks aplikasi konsep. Belajar dapat semakin bermakna dan dapat diperluas ketika siswa berhadapan dengan situasi di mana konsep diterapkan;
  2. Dalam situasi PBL, siswa mengintegrasikan pengetahuan dan ketrampilan secara simultan dan mengaplikasikannya dalam konteks yang relevan. Artinya, apa yang mereka lakukan sesuai dengan keadaan nyata bukan lagi teoritis sehingga masalah-masalah dalam aplikasi suatu konsep atau teori mereka akan temukan sekaligus selama pembelajaran berlangsung; dan
  3. PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, menumbuhkan inisiatif siswa dalam bekerja, motivasi internal untuk belajar, dan dapat mengembangkan hubungan interpersonal dalam bekerja kelompok.

Kerugian Menggunakan PBL

PBL adalah alat yang sangat baik untuk membantu siswa dalam memperluas dan memperbaiki pembelajaran dalam konsep mereka. Namun, seperti belajar penemuan, siswa harus memiliki pengetahuan kerja istilah, fakta, dan statistik, serta arah, sebelum mereka dapat mengatasi masalah tersebut. Pengetahuan kerja tersebut dapat diberikan melalui ceramah, atau instruksi langsung. PBL paling baik digunakan ketika guru sedang mencari jalan untuk membantu siswa memahami makna dari konsep yang lebih besar melalui inisiatif sendiri dan bekerja. Oleh karena itu, PBL digunakan pada titik dalam pelajaran ketika siswa diharapkan memahami arti penting dari konsep yang diajarkan.

Peneliti pendidikan terkemuka telah meninjau apa yang mereka gambarkan sebagai studi penelitian dengan menggunakan metodologi kualitas dan menyimpulkan bahwa dalam PBL kurang efektif dibandingkan dengan instruksi langsung. Ada dua hal sebagai pendukung masalah ini: 1 ) hasil penelitian , 2) pengamatan bahwa penelitian yang mendukung PBL seringkali bias secara metodologis.[23]

Meskipun tidak ada kelemahan menggunakan PBL yang mudah terlihat, seorang guru harus berhati-hati sebelum menggunakan PBL dalam pembelajaran. Beberapa faktor yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut[24]:

  1. Apabahan dan sumber daya yang akan diperlukan untuk melaksanakan pembelajaran, dan apakah guru memiliki kemampuan untuk membuat siwa menjadi siap tepat waktu?. Perencanaan jangka panjang dapat mencegah masalah ini. Lihatlah proyek secara menyeluruh dan membuat daftar bahan dan sumber daya yang dibutuhkan.
  2. Seberapa baik PBL berlaku untuk topik tertentu, dan apakah hal itu sejajar dengan standar dalam kurikulum ?. Ketika merancang rencana pelajaran mingguan atau bulanan, selaraskan dengan kurikulum standar; jangan menunggu hari pelajaran.
  3. Seperti dalam metode pembelajaran kooperatif, anggota tim sering tidak bekerjasama dengan baik dan biasanya berada dalam konflik beban kerja. Cobalah untuk menulis tim dan anggota yang bervariasi sesuai dengan kemampuan dan gender; selalu ingat bahwa keragaman adalah tujuan.
  4. Beberapa siswa akan mengalami kesulitan memahami materi atau mengorganisir diri mereka agar cukup baik untuk memulai proyek atau pemecahan masalah. Maka guru dituntut untuk Bekerja sama dengan guru yang lain dan tenaga kependidikan; Pastikan untuk berkoordinasi dengan guru BK mengenai siswa yangsedang berjuang. Semakin lengkap informasi guru mengenai siswanya, semakin lebih siap untuk membantu siswanya.

Sumber: https://airborn.co.id/