Dokumen Kebutuhan (Requirement Document)
Pendidikan

Dokumen Kebutuhan (Requirement Document)

Dokumen Kebutuhan (Requirement Document)

Dokumen Kebutuhan (Requirement Document)

Definisi

Requirement adalah gambaran dari layanan (services) dan batasan bagi sistem yang akan dibangun. Atau requirement adalah pernyataan/gambaran pelayanan yang disediakan oleh sistem, batasan-batasan dari sistem dan bisa juga berupa definisi matematis fungsi-fungsi sistem.

Requirement berfungsi ganda yaitu:

  1. Menjadi dasar penawaran suatu kontrak –> harus terbuka untuk masukan
  2. Menjadi dasar kontrak –> harus didefinisikan secara detilProses menemukan, menganalisis, mendokumentasikan dan pengujian layanan-layanan dan batasan tersebut disebut Requirement Engineering

 

Pengumpulan requirement

  • Interviews : Memberi informasi yang terbaik,mahal
  • Questionnaires: Bagus jika banyak orang terlibat dan tersebar, responcenderung kurang baik
  • Observation: Akurat jika dilakukan dengan baik, mahal
  • Searching :Informasi terbatas, cenderung tidak menampilkan hal-hal yangmungkin jadi masalah

 

Beberapa macam requirement

  •          User requirement (kebutuhan pengguna)
  •          System requirement (kebutuhan sistem)
  •          A software design specification (spesifikasi rancangan PL)

 

Software system requirement sering dibedakan dalam 2 katagori yaitu Functional requirement, Non Functional requirement dan domain requirement dengan masing-masing penjelasannya sebagai berikut:

  1. Functional Requirement :

Merupakan penjelasan tentang layanan yang perlu disediakan oleh sistem,bagaimana sistem menerima dan mengolah masukan, dan bagaimana sistem mengatasi situasi-situasi tertentu. Selain itu kadang-kadang juga secara jelas menentukan apa yang tidak dikerjakan oleh sistem.Functional requirement menggambarkan system requirement secara detil seperti input, output dan pengecualian yang berlaku. Contoh dalam kasus peminjaman buku di perpustakaan:

  • Pengguna bisa mencari semua informasi tentang buku atau bisa memilih salah satu dari informasi tentang buku
  • Semua peminjam memiliki pengenal yang unik
  • Sistem mampu catat transaksi peminjaman, pengembalian dan denda secaralengkap
  • Hari libur bisa di-set sejak awal, dan bisa menerima perubahan denganotoritas khusus
  • Harus komplit ( kebutuhan layanan jelas dan lengkap) dan konsisten (tidakkontradiksi dengan yang didefinisikan)

Masalah yang mungkin terjadi dalam menyusun functional requirement adalah:

  1. Di intepretasikan/di artikan berbeda oleh user atau developer
  2. Hasil intepretasi sering tidak menjawab kebutuhan klien
  3. Untuk sistem yang besar, kelengkapan kebutuhan dan konsisten sulit dicapai karena kerumitan sistem
  4. Perlu analisis yang dalam dan menyeluruh untuk mengurangi kesalahan

 

  1. Non-functional Requirement:

Secara umum berisi batasan-batasan pada pelayanan atau fungsi yang disediakan oleh sistem. Termasuk di dalamnya adalah batasan waktu, batasan proses pembangunan, standar-standar tertentu.

Karena berkaitan dengan kebutuhan sistem secara keseluruhan,maka kegagalan memenuhi kebutuhan jenis ini berakibat pada sistem secara keseluruhan. Contoh kebutuhan jenis ini adalah kecepatan akses, keamanan data, besarnya kapasitas penyimpanan yang diperlukan, privasi masing-masing profil /account, bahasa pemrograman yang digunakan, sistem operasi yang digunakan.

  1. Domain requirement:

Berasal dari domain aplikasi sistem. Misalnya karena masalah hak cipta maka beberapa dokumen dalam perpustakaan tidak boleh diakses oleh orang lain yang tidak berhak.

Dokumen kebutuhan (Requirement Document) sebaiknya memenuhi 6 hal berikut :

  •        Menjelaskan perilaku eksternal sistem.
  •        Menjelaskan batasan pada implementasi.
  •        Mudah diubah.
  •        Sebagai alat referensi untuk pemelihara sistem.
  •        Mencatat peringatan awal tentang siklus dari sistem.
  •        Menjelaskan bagaimana sistem merespon hal-hal yang tidak biasa/normal.

 

Tujuan dibuatnya dokumen kebutuhan sistem adalah

  1. Untuk menjelaskan cara kerja sistem. Dengan menggunakan dokumentasi kita dapat menjelaskan cara kerja sistem yang rumit dan panjang dalam waktu yang sangat singkat.
  2. Alat dalam merancang sistem informasi. Rancangan sistem informasi sebelum dikembangkan tidak dapat diingat semua oleh disainer. Kalaupun semuanya dapat diingat rancangan itupun perlu dikomunikasiskan kepada orang lain sebelum dikembangkan.
  3. Alat bagi auditor dalam mempelajari, mengevaluasi dan sekaligus mendokumentasikan pemahamannya terhadap sistem pengendalian internal kontrol klienny
  4. Dasar pengembangan sistem lebih lanjut

 

Tipe – Tipe Kebutuhan

  • Kebutuhan User : Pernyataan dalam bahasa natural plus diagram layanan yang tersedia dan batasan operasional.
  • Kebutuhan Sistem : Dokumentasi terstruktur berisi deskripsi detail dan layanan sistem. Ditulis sebagai kontrak antara klien dan kontraktor.
  • Spesifikasi Software : Deskripsi software detail sebagai dasar untuk desain dan implementasi ditulis oleh developer

 

Jenis Kebutuhan

  • Kebutuhan Fungsional. Pertanyaan layanan sistem yang harus disediakan,bagaimana sistem berinteraksi pada input tertentu dan bagai mana perilaku sistem pada situasi tertentu.
  • Kebutuhan Non-Fungsional Batasan Layanan atau fungsi yang ditawarkan sistem seperti batasan waktu, batasan pengembangan proses, standarisasi dll.

Baca Juga :