Uncategorized

Analisis Kecenderungan Sentral Data

Analisis Kecenderungan Sentral Data

  • Mean, yaitu nilai rata-rata secara aritmatika dari semua nilai dari variabel yang diukur. Biasanya diberi simbol X.
  • Median, yaitu nilai tengah dari sekumpulan nilai suatu variabel yang telah diurutkan dari nilai terkecil kepada nilai tertinggi.
  • Modus, yaitu nilai yang paling sering muncul pada suatu distribusi nilai variabel.
  1. Analisis Variasi Nilai

Analisis ini dilakukan untuk melihat sebaran nilai dalam distribusi keseluruhan nilai suatu variabel dari nilai tengahnya. Analisis ini untuk melihat seberapa besar nilai-nilai suatu variabel berbeda dari nilainya. Pengukuran variasi nilai biasanya dilakukan dengan melihat kisaran data (range) atau simpangan baku (standar devination).

  1. Statistik Inferensial

Statistik inferensial (sering juga disebut statistik induktif atau statistik probabilitas) adalah teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi. Statistik ini akan cocok digunakan bila sampel diambil dari populasi yang jelas dan teknik pengambilan sampel dari populasi itu dilakukan secara random.

Statistik ini disebut statistik probabilitas, karena kesimpulan yang diberlakukan untuk populasi berdasarkan data sampel itu kebenarannya bersifat peluang (probability).  Suatu kesimpulan dari data sampel yang akan diberlakukan untuk populasi itu mempunyai peluang kesalahan dan kebenaran yang dinyatakan dalam bentuk persentase.

Statistik inferensial terdapat statistik parametris dan nonparametris.

  1. Statistik Parametris

Statistik parametris digunakan untuk menguji parameter populasi melalui statistik atau menguji ukuran populasi melalui data sampel. Parameter populasi meliputi: rata-rata dengan notasi rata-rata (, simpangan baku  dan varians . Sedangkan statistiknya, meliputi: rata-rata (X bar), simpangan baku (s) dan varians . Jadi parameter populasi yang berupa  diuji melalui X bar,  diuji melalui s dan  diuji melalui .

Dalam statistik, pengujian parameter melalui statistik (data sampel) tersebut dinamakan uji hipotesis statistik. Oleh karena itu, penelitian yang berhipotesis statistik adalah penelitian  yang menggunakan sampel.

Dalam statistik hipotesis yang diuji adalah hipotesis nol. Karena tidak dikendaki adanya perbedaan antara parameter populasi dan statistik (data yang diperoleh dari sampel).

Contoh: Nilai suatu pelajaran 1000 mahasiswa rata-ratanya 7,5. Dari 1000 orang tersebut diambil sampel 50 orang, dan nilai rata-rata dari sampel 50 mahasiswa tersebut 7,5. Hal ini berarti tidak ada perbedaan antara parameter (data populasi) dan statistik (data sampel). Hanya dalam kenyataannya nilai parameter jarang diketahui.

Statistik parametris memerlukan banyak asumsi. Asumsi yang utama adalah data yang akan dianalisis harus berdistribusi normal. Selanjutnya dalam penggunaan salah satu test mengharuskan data dua kelompok atau lebih yang diuji harus homogen, dalam regresi harus terpenuhi asumsi linieritas.

Sumber :

https://icanhasmotivation.com/xiaomi-mi-a1-dapat-fast-charging-di-android-oreo-beta/