Pertanian

Aktifitas Jamur

Aktifitas Jamur

Semua Jamur membutuhkan nutrien organik yang akan digunakan sebagai sumber energi dan untuk keperluan sintesis sel. Namun berdasar cara Jamur memperoleh nutriennya dapat dibuat beberapa kategori. Parasit (atau simbion) adalah Jamur mengambil senyawa organik dari organisme hidup dan saprofit adalah Jamur yang hidup pada organisme yang telah mati.

  1. a)Jamur parasit tanaman

Parasit dapat didefinisikan sebagai organisme yang memperoleh beberapa atau keseluruhan nutriennya dari jaringan hidup organisme lain dan mereka hidup dalam hubungan yang baik.

–          Nekrotrofik : Jamur harus membunuh jaringan inang, misalnya dengan menghasilkan toksin atau enzim pendegradasi.

–          Biotrofik : Jamur hidup pada sel hidup, biasanya dengan bantuan struktur khusus untuk penyerapan.

–          Patogen : Menyebabkan penyakit

–          Simbiosis : parasit menguntungkan, misal pada lichenes (Jamur dan alage) dan mikorhiza (Jamur dan akar tanaman).

  1. b)Jamur parasit manusia

Jumlahnya lebih sedikit dibanding Jamur parasit tanaman, namun sangat penting karena berkaitan dengan daya imun seseorang dan pasien transplantasi (kasus infeksi). Disisi lain pemberantasan Jamur patogen manusia dengan bahan kimia tertentu juga sulit karena Jamur dan manusia sama-sama eukaryotik. Sulit menemukan obat yang mematikan eukaryotik Jamur patogen tanpa mempengaruhi eukaryotik inang. Ini berbeda dengan kasus zat antibakteri yang memisahkan target antara sel prokaryotik dan eukaryotik. Umumnya Jamur oportunis, masuk melalui luka atau spora masuk paru- paru (Aspergillus fumigatus, Histoplasma capsulatum).

Adalagi tipe penyebarannya yang bersifat sistemik, misalnya masuk mengikuti aliran darah (Candida albicans). Juga Jamur yang menyebabkan penyakit dermatofitik yang menyerang kulit, kuku, dan rambut.

  1. c)Jamur parasit sebagai agen biokontrol

Beberapa Jamur juga sering dimanfaatkan sebagai agen biokontrol terhadap oragnisme lain. Diantaranya adalah mikoparasit, yaitu untuk menyebutkan Jamur yang menjadi parasit pada Jamur lain, entomopatogen untuk menyebutkan Jamur yang hidup pada serangga dan nematofagous atau Jamur yang menjadi parasit pada nematoda.

  1. d)Jamur saprofit

Jamur saprofit mempunyai peran utama dalam mendekomposisi senyawa-senyawa organik pada organisme mati yang penting untuk pendaur-ulangan nutrien di alam. Di alam senyawa-senyawa tersusun dari yang sederhana hingga yang kompleks, dan hanya ada sedikit senyawa yang bisa didegradasi oleh satu jenis Jamur saja. Pada umumnya adalah Jamur decomposer berperan dalam :

  1. Biodeteriorasi (biodeterioration), untuk beberapa produk seperti makanan, perkayuan, kulit, buku dan lain-lain.
  2. Biodegradation (biodegradasi), untuk aktivitas Jamur saprotrof secara umum.

Sumber: https://mhs.blog.ui.ac.id/abd.jalil/kinemaster-pro/