Uncategorized

Periode Pueral (Prapubertas, Awal Pubertas)

Periode Pueral (Prapubertas, Awal Pubertas)

Sulit untuk menentukan usia berapa dan kapan masa pueral ini dimulai. Ada ahli-ahli yang mengemukakan usia 10 – 12 Tahun, ada yang 12 – 14 tahun. Namun, bias dinyatakan bahwa gejala-gejala prueral itu bias berkelanjutan sampai jauh melampaui masa pubertas.

Anak puer disebut juga sebagai anak besar, yang tidak mau dianggap “kanak-kanak dan kecil” lagi. Namun, belum bias meninggalkan pola kekanak-kanakannya. Sikap hidup anak puer itu realistis dan sadar “nuchter”. Ia belum memperdalam isi kejiwaannya sendiri, tapi lebih menegok ke dunia luar. Mereka kecenderungan untuk melepaskan diri dari identifikasi lama, mulai bersikap kritis terhadap orang tuanya, melebihlebihkan kemampuan sendiri dan berusaha keras untuk berbeda denga orang tuanya.

Kontak relasi anak puer dengan kawan-kawannya asalah sifat yang masih primitive dan masih longgar. Pada masa ini relasi diantara  anak-anak gadis dengan pemuda-pemuda cilik sifatnya masih non-seksual. Anak-anak laki-laki dan anakperempuan yang berkumpul bersama-sama lebih banyak didorong oleh rasa keingintahuan dan bukan oleh masalah-masalah seksual. Aktivitas mereka bersifat netral bahkan ada kalanya bersifat ofensif yaitu saling mengganggu, saling berolok-olok, bahkan kadang-kadang juga melakukan perkelahian. Kejadian sedemikian ini disebabkan oleh timbulnya :

–          Dorongan untuk merealisasi mdiri

–          Dorongan untuk mempertahankan aku-nya

–          Keinginan menjadi dewasa, dan

–          Hasrat berprestasi

2. Masa Pubertas Awal

Masa pubertas awal atau masa pubertas merupakan satu periode yang segera akan dilanjutkan oleh masa adolesensi yang disebut pula sebagai masa pubertas lanjut. Masa pubertas sama halnya denga masa pueral yang tidak dapat dipastikan kapan dimulai dan berakhirnya. Beberapa pendapat  menyatakan bahea masa pubertas dimulai pada usia kurang lebih 14 tahun dan akan berakhir pada usia kurang lebih 17 tahun. Namun pubertas anak gadis pada umumnya berlangsung lebih awal daripada anak laki-laki.

Kepribadian pada anak puber masih banyak terdapat unsur kekanak-kanakan. Namun pada masa puber ini muncul unsur baru, yaitu kesadaran akan kepribadian dan kehidupan batiniah sendiri, sekaligus perkuatan dari rasa aku. Pada usia ini mulai muncul sifat-sifat khas perempuan dan laki-laki, yaitu sifat pasif-menerima pada perempuan dan sifat aktif berbuat pada laki-laki. Oleh karena itu penampakan tingkah laku anak laki-laki kelihatan lebih hebat dan meledak-ledak. Prilaku gadis-gadis puber terlihat lebih terkendali oleh perasaa dan terikat pada tradisi serta peraturan-peraturan keluarga.

Pada masa puber ini mulai timbul minat dan emosi heteroseksual, yaitu tertarik pada lawan jenisnya. Disamping perasaan homoseksual terhadap ayah/ibu dan kawan-kawan sejenis. Namun pada usia puber ini terjalin relasi segitiga atau relasi  triangulaire.

 

https://movistarnext.com/pirate-mosaic-puzzle-apk/