Penyesuaian Struktural
Pendidikan

Penyesuaian Struktural

Penyesuaian Struktural

Penyesuaian Struktural

Rachbini (2004: 49) mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi yang rendah dan penampilan ekonomi yang kurang memuaskan dari suatu negara sering terjadi karena kebijakan yang terlalu melihat ke dalam (inward looking). Karena alasan seperti ini banyak NSB melakukan reformasi kebijakan ekonomi yang melihat ke luar (outward looking). Reformasi kebijakan tersebut sering dilakukan dalam berbagai cara, baik melalui subsidi ekspor, pengurangan proteksi, penetapan bunga pada tingkat yang realistis, penyesuaian nilai mata uang, dsb.

Namun yang harus diingat adalah, strategi menoleh ke luar tidak berarti bahwa promosi ekspor lebih tepat dibandingkan strategi substitusi impor. Masalahnya bukan memilih satu di antara dua, tetapi lebih merupakan sebuah penekanan pada satu kebijakan yang dianggap bisa menyelesaikan persoalan-persoalan ekonomi internal.

2.3      Pengembangan Ekspor di Negara Sedang Berkembang

2.3.1   Pengembangan Ekspor Komoditi Primer

Menurut Todaro & Smith (2006: 145-149) banyak NSB berpendapatan rendah yang sampai sekarang masih mengandalkan produk primer sebagai sumber utama pendapatan ekspor mereka. Kecuali minyak dan beberapa bahan mineral penting lainnya, laju pertumbuhan ekspor barang-barang primer senantiasa jauh lebih lambat bila dibandingkan dengan laju pertumbuhan perdagangan dunia pada umumnya. Selain itu, sumbangan negara-negara berkembang untuk ekspor ini di pasar dunia terus menurun dalam beberapa dasawarsa terakhir. Karena bahan-bahan mentah meliputi 40% dari seluruh ekspor NSB, maka perlu ditelaah lebih jauh faktor-faktor yang telah mempengaruhi tingkat permintaan dan tingkat

sumber :