MENCIPTAKAN KESEIMBANGAN ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA
Pendidikan

MENCIPTAKAN KESEIMBANGAN ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

MENCIPTAKAN KESEIMBANGAN ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

MENCIPTAKAN KESEIMBANGAN ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

Hal yang paling mudah untuk dilakukan adalah

memulai dengan mengubah diri sendiri. Pasti ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk berpartisipasi dalam pembangunan yang ada di negara tercinta ini. Pekerjaan apapun yang Anda miliki selama itu adalah hal yang halal, maka Anda telah turut berpartisipasi pada pembangunan dan penjagaan keseimbangan kewajiban sebagai warga negara yang baik.

Jadi pencapaian keseimbangan antara hak dan kewajiban warga negara harus ada partisipasi dari seluruh pihak negara. Selain itu, seluruh warga negara harus mengerti peranan masing-maisng dengan baik dan ini masuk dalam kategori kewajiban yang harus dilakukan.

Hal itu termasuk juga pejabat negara yang mana juga diharuskan untuk memahami peranan masing-masing dalam pembangunan ini. Harus ada usaha yang berkesinambungan dari seluruh pihak untuk dapat mewujudkan keseimbangan hak dan kewajiban warga negara.

Sedangkan dalam bidang hak yang diperoleh dan seharusnya diberikan kepada warga negara dicantumkan dalam UUD 1945. Dalam UUD 1945 tepatnya pada pasal 28, dicantumkan bahwa hak warga negara dan penduduk untuk berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan maupun tuliasn, dan sebagainya, syarat-syarat akan diatur dalam undang-undang.

Melalui pasal tersebut, hak yang dimiliki oleh seluruh warga negara Indonesia adalah hidup bersosial, berorganisasi, dan semua itu bersifat demokrasi. Para pejabat negara yang terpilih pun juga memiliki hak tersebut dengan sambil mengingat apa yang menjadi kewajibannya.

Jika para pejabat negara yang bekerja selalu mengingat hal ini, maka akan ada banyak hak warga negara yang dapat dipenuhi. Selain itu, akan semakin banyak penduduk yang semakin sejahtera, memiliki pendidikan, dan juga kemampuan yang memadai untuk dapat menopang kehidupan para warga negara itu sendiri.


Baca Juga :