Pendidikan

Kemunculan Nasionalisme di Indonesia

Kemunculan Nasionalisme di Indonesia

Nasionalisme adalah paham yang memandang bahwa kelompok-kelompok di suatu bangsa memiliki kesamaan budaya, bahasa, wilayah, cita-cita dan tujuan.

Tokoh nasionalisme adalah Joseph Ernest Renan, Otto Bpuer, Hans Kohn, dan Louis Sneyde. Hans Kohn berpendapat nasionalisme adalah kesetiaan tertinggi individu yang diserahkan kepada bangsa dan negaranya. Munculnya nasionalisme dipengaruhi oleh:

  1. a)Magna Charta 1215 di Inggris yang kemudian menjadi akar demokrasi,
  2. b)Adanya Piagam Bill of Right 1689 di Inggris
  3. c)Revolusi Prancis yang menumbuhkan demokrasi dan nasionalisme yang tercermin dalam semboyan Revolusi “Liberte, Egalite, Fraternite” yang berkembang diseluruh Eropa.
  4. d)Pengaruh pemikiran dari Renaissance.

Sejak abad 19 dan abad 20 muncul benih-benih nasionalisme pada bangsa Asia Afrika khususnya Indonesia. Faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya nasionalisme :

1)      Faktor dari dalam (internal)

  1. Kenangan kejayaan masa lampau

Bangsa-bangsa Asia dan Afrika sudah pernah mengalami masa kejayaan sebelum masuk dan berkembangnya imperialisme dan kolonialisme barat. Bangsa India, Indonesia, Mesir, dan Persia pernah mengalami masa kejayaan sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat. Kejayaan masa lampau mendorong semangat untuk melepaskan diri dari penjajahan. Bagi Indonesia kenangan kejayaan masa lampau tampak dengan adanya kenangan akan kejayaan pada masa kerajaan Majapahit dan Sriwijaya. Dimana pada masa Majapahit, mereka mampu menguasai daerah seluruh nusantara, sedangkan masa Sriwijaya mampu berkuasa di lautan karena maritimnya yang kuat.

Kemunculan Nasionalisme di Indonesia

  1. Perasaan senasib dan sepenanggungan akibat penderitaan dan kesengsaraan masa penjajahan

Penjajahan yang dilakukan oleh bangsa-bangsa Eropa terhadap bangsa Asia, Afrikamengakibatkan mereka hidup miskin dan menderita sehingga mereka ingin menentang imperialisme barat.

  1. Munculnya golongan cendekiawan

Perkembangan pendidikan menyebabkan munculnya golongan cendekiawan baik hasil dari pendidikan barat maupun pendidikan Indonesia sendiri. Mereka menjadi penggerak dan pemimpin munculnya organisasi pergerakan nasional Indonesia yang selanjutnya berjuang untuk melawan penjajahan.

  1. Paham nasionalisme yang berkembang dalam bidang politik, sosial ekonomi, dan kebudayaan

Dalam bidang politik, tampak dengan upaya gerakan nasionalis menyuarakan aspirasi masyarakat pribumi yang telah hidup dalam penindasan dan penyelewengan hak asasi manusia. Mereka ingin menghancurkan kekuasaan asing/kolonial dari Indonesia.

Dalam bidang ekonomi, tampak dengan adanya usaha penghapusan eksploitasi ekonomi asing. Tujuannya untuk membentuk masyarakat yang bebas dari kesengsaraan dan kemelaratan untuk  meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia.

Dalam bidang budaya, tampak dengan upaya untuk melindungi, memperbaiki dan mengembalikan budaya bangsa Indonesia yang hampir punah karena masuknya budaya asing di Indonesia. Para nasionalis berusaha untuk memperhatikan dan menjaga serta menumbuhkan kebudayaan asli bangsa Indonesia.

sumber :

https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/infinity-loop-apk/