DampakKekerasan Dalam Rumah Tangga
Pendidikan

Dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga

 DampakKekerasan Dalam Rumah Tangga

 DampakKekerasan Dalam Rumah Tangga
DampakKekerasan Dalam Rumah Tangga

Menurut Malikhah (2008) karena kekerasan sebagaimana tersebut di atas terjadi dalam rumah tangga, maka penderitaan akibat kekerasan ini tidak hanya dialami oleh istri saja tetapi juga anak-anaknya. Adapun dampak kekerasan dalam rumah tangga yang menimpa istri adalah:

  1. Kekerasan fisik langsung atau tidak langsung dapat mengakibatkan istri menderita rasa sakit fisik dikarenakan luka sebagai akibat tindakan kekerasan tersebut.
  2. Kekerasan seksual dapat mengakibatkan turun atau bahkan hilangnya gairah seks, karena istri menjadi ketakutan dan tidak bisa merespon secara normal ajakan berhubungan seks.
  3. Kekerasan psikologis dapat berdampak istri merasa tertekan, shock, trauma, rasa takut, marah, emosi tinggi dan meledak-ledak, kuper, serta depresi yang mendalam.
  4. Kekerasan ekonomi mengakibatkan terbatasinya pemenuhan kebutuhan sehari-hari yang diperlukan istri dan anak-anaknya.

Sedangkan Widyastuti (2009) menjelaskan bahwa akibat tindakan kekerasan pada istri adalah:

  1. Kurang bersemangat atau kurang percaya diri
  2. Gangguan psikologi sampai timbul gangguan sistem dalam tubuh (psikomatik) seperti: cemas, tertekan, stres, anoreksia (kurang nafsu makan), insomnia (susah tidur, sering mimpi buruk, jantung tersa berdebar-debar, keringat dingin, mual, gastritis, nyeri perut, pusing dan nyeri kepala).
  3. Cedera ringan sampai berat seperti: lecet, memar, luka terkena benda tajam, patah tulang, luka bakar.
  4. Masalah seksual, ketakutan hubungan seksual, nyeri saat hubungan seksual, tidak ada hasrat seksual, frigid.
  5. Bila perempuan korban kekerasan sedang hamil dapat terjadi abortus atau keguguran.

Sumber : https://vhost.id/