Tim Dosen PBSI UIR Edukasi Guru SMP YKPP Kota Dumai Menulis Artikel Ilmiah
Pendidikan

Tim Dosen PBSI UIR Edukasi Guru SMP YKPP Kota Dumai Menulis Artikel Ilmiah

Tim Dosen PBSI UIR Edukasi Guru SMP YKPP Kota Dumai Menulis Artikel Ilmiah

Tim Dosen PBSI UIR Edukasi Guru SMP YKPP Kota Dumai Menulis Artikel Ilmiah
Tim Dosen PBSI UIR Edukasi Guru SMP YKPP Kota Dumai Menulis Artikel Ilmiah

Kegiatan penelitian dan menulis artikel ilmiah dituntut untuk dilaksanakan guru-guru

guna peningkatan kualitas pedagogik pendidik. Akan tetapi, berbagai alasan disampaikan agar tuntutan itu urung dilaksanakan.

Hal inilah yang menggerakkan Tim Pengabdian Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UIR melakukan pengabdian di SMP YKPP Kota Dumai.
Muhammad Mukhlis, S.Pd., M.Pd Ketua Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UIR mengatakan, pengabdian dilakukan untuk meningkatkan kemampuan menulis artikel ilmiah dan menghasilkan sebuah karya.

“Yang paling penting adalah para guru tersebut telah termotivasi tentang perlunya

meneliti dan memublikasikannya baik dalam jurnal yang terbit secara daring maupun luring,” kata Mukhlis menjawab monitorriau Jumat (22/8/2019).

Penulisan karangan ilmiah sebut Mukhlis, menjadi syarat wajib bagi guru karena bagian dari kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan.

“Kegiatan penulisan karangan ilmiah dinilai angka kreditnya sehingga berpengaruh terhadap kenaikan jabatan guru tersebut. Itu terjadi karena menulis karangan ilmiah dan memublikasikannya merupakan salah satu kelengkapan berkas kenaikan pangkat guru,” terang Mukhlis yang juga lulusan Universitas Islam Riau.

Dosen Mata Kuliah Semantik itu menyebutkan, implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005

tentang Guru dan Dosen mengacu pada kompetensi guru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 meliputi pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional diperoleh dari pendidikan profesional.

“Salah satu dari karangan ilmiah itu adalah artikel ilmiah,” paparnya.

Foto: Suasana Pelatihan Menulis Artikel Ilmiah di SMP YKPP Kota Dumai

Selain itu, tambah Mukhlis, artikel ilmiah juga dimanfaatkan sebagai solusi untuk mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi.

“Menulis artikel ilmiah berguna bagi peneliti untuk berkorespondensi dan bertukar pikiran dengan ilmuan sebidang dari seluruh dunia sehingga solusi yang diharapkan lebih efektif,” jelasnya.

Berdasarkan observasi awal Tim Pengabdian Dosen PBSI, guru-guru di SMP YKPP di Kota Dumai masih banyak belum paham kaidah penulisan artikel ilmiah secara baik dan benar. Dalam pemahaman mereka, sistematika penulisan artikel ilmiah sama saja dengan karangan ilmiah lainnya.

“Budaya menulis artikel ilmiah baru menggeliat di kalangan guru sehingga konsep penulisannya belum mereka kuasai dengan baik. Penulisan artikel ilmiah untuk dipublikasikan menjadi tolok ukur dunia pendidikan dewasa ini sehingga jika seseorang mampu memublikasikan artikel ilmiahnya dalam jurnal internasional bereputasi maka prestisenya naik,” ungkapnya.

 

Baca Juga :