Pendidikan

Metode Belajar Meningkatkan Minat Belajar Anak

Metode Belajar Meningkatkan Minat Belajar Anak

Banyak orang tua yang mengeluhkan tentang kendala konsentrasi pada anak-anak mereka ketika belajar. Nah, berkata mengenai kendala konsentrasi, saya dan anda butuh melihat terlebih dahulu apakah anak mempunyai gangguan berkonsentrasi, atau hanya dapat berkonsentrasi pada hal-hal yang digemari dan unik perhatiannya saja. Jika anak dapat berkonsentrasi ketika bermain game atau melakukan pekerjaan yang disukainya, tersebut tandanya tidak terdapat masalah fokus pada anak ya Ayah Bunda.

Sekarang apa yang mesti anda lakukan supaya anak dapat berkonsentrasi ketika belajar? Jadi, untuk menciptakan anak tertarik dan suka belajar, Ayah Bunda mesti membuat pekerjaan belajar menjadi pekerjaan yang menyenangkan. Berikan empiris positif bahwa belajar tersebut asyik dan menyenangkan. Ayah Bunda dapat mengajak anak belajar dengan teknik bermain, sampai-sampai anak tidak menyadari bahwa sebetulnya ia sedang belajar, sebab dunia anak ialah dunia bermain bukan belajar.

Kegiatan belajar laksana di ruang belajar biMBA-AIUEO dapat dilakukan di rumah pun lho Ayah Bunda. Caranya bagaimana? Ayah Bunda dapat ajak anak berdialog, tanyakan untuk anak “kakak bila K-U-D-A bacanya apa ya?” atau “kakak tahu enggak BAJU hurufnya apa?”. Di samping itu, Ayah Bunda juga dapat mengajak anak bernyanyi, memperdengarkan bunyi huruf, angka, kata, hingga kalimat. Luangkan waktu guna membacakan cerita, atau bermain tebak-tebakan sampai-sampai suasana belajar menjadi menyenangkan untuk anak.

Ayah Bunda tidak boleh lupa ya, berikan pujian pun pada anak, sebab pemberian pujian sangat urgen sebagai format apresiasi atau penghargaan untuk anak. Hal ini bisa memotivasi dan membangunkan semangatnya guna mengulangi kembali pekerjaan belajar yang dilakukannya, sampai-sampai anak semakin senang belajar. Inilah tanda bahwa minat belajar anak telah tumbuh.

Pujian tidak hanya diserahkan saat anak dapat mencapai prestasi saja. Pujian diserahkan karena ia motivasi saat mengerjakan proses belajarnya. Penting sekali menghargai proses dan tidak melulu berfokus pada hasil semata. Tanamkan pun dalam diri Ayah Bunda bahwa lebih utama menciptakan anak suka belajar, bukan sekedar melulu bisa. Karena Jika anak suka, maka ia bakal bisa. Tapi andai anak bisa, belum pasti ia suka. Semoga berfungsi ya Ayah Bunda.

Sumber : http://www.shopzilla.de/rd?t=http%3A%2F%2Fwww.pelajaran.co.id&b_id=1&key=kaufen%20viagra