Pendidikan

Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Menggunakan Amarah

Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Menggunakan Amarah

Membuat anak mempunyai perilaku disiplin memang bukan perkara mudah. Dibutuhkan kesabaran sekaligus teknik yang tepat. Bukan memakai amarah, Bunda yang arif coba simak teknik mendisiplinkan anak inilah ini.

Buat Aturan yang Jelas
Cara mendisiplinkan anak yang kesatu yakni buat aturan yang jelas. Karena masih dalam etape tumbuh dan berkembang, terkadang si kecil tak dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk atau mana yang benar dan mana yang salah. Setelah menciptakan aturan, sampaikan kepada mereka kenapa aturan ini urgen dan apa yang bakal bila mereka melanggarnya. Oh iya, Bunda usahakan pakai suara yang lemah lembut supaya penjelasan gampang diterima oleh anak.

Beri Penghargaan
Umumnya orang tua lebih tidak jarang memberi anak hukuman saat salah, tetapi lupa memberi penghargaan ketika anak mengerjakan hal yang benar. Memberikan pujian pada anak dapat memotivasi mereka guna tidak melanggar aturan yang berlaku. Sebagai misal berikan pujian saat si kecil membereskan sendiri mainannya. Di samping pujian, sesekali kita juga dapat memberikan hadiah yang mereka inginkan. Namun juga tidak boleh terlalu tidak jarang supaya anak tidak manja. Nah, mulai sekarang tidak boleh pelit guna memuji tindakan baik si kecil, ya Bunda

Buat Hukuman yang Masuk Akal dan Mendidik
Ketimbang memakai kekerasan verbal atau fisik, teknik mendisiplinkan anak dapat dilakukan dengan menciptakan hukuman yang masuk akal dan mendidik. Misalkan ketika si kecil bermain di kamar sampai berantakan, mohon mereka merapikannya kembali sesudah bermain, andai si kecil tetap abai Bunda dapat memilih pilihan lain seperti meminimalisir uang jajan mereka. Langkah tersebut pasti dirasa lebih rasional daripada mesti marah-marah untuk mereka, yang belum tentu memahami apa kesalahannya.

Beri Arahan di Saat yang Tepat
Selain menyerahkan teguran langsung saat anak mengerjakan salah, Bunda juga dapat menasihati mereka guna selalu melakukan baik dan menghindari tindakan buruk. Namun, saat hendak memberikan nasihat, cermati dahulu kapan masa-masa dan lokasi yang pas guna melakukannya. Hal ini bertujuan supaya nasihat yang disampaikan dapat diterima dan dicerna oleh si kecil. Adapun masa-masa yang tepat guna memberi nasihat yaitu ketika dalam perjalanan, ketika makan, atau ketika sakit. Pada ketika itulah hati anak-anak lebih lembut serta gampang menyadari kesalahannya.

Melakukannya secara Konsisten
Cara mendisiplinkan anak yang selanjutnya yakni dengan mengawal konsistensi baik dalam segi ketentuan dan tidak jenuh untuk tidak jarang kali mengingatkan si kecil bila mereka mengerjakan kesalahan. Setidaknya diperlukan waktu sangat lama 3 bulan supaya aturan yang kita berikan tertanam dengan baik dan menjadi kelaziman pada diri si kecil. Ya, mendisiplinkan anak memang tidak dapat dilakukan secara instan, perlu proses sejumlah lama supaya kebiasaan buruk mereka berganti dengan kelaziman yang lebih baik.

Sumber : https://www.tuugo.biz/Redirect?nextPage=https://www.pelajaran.co.id