Jabar Juara Umum FIKSI
Pendidikan

Jabar Juara Umum FIKSI

Jabar Juara Umum FIKSI

Jabar Juara Umum FIKSI
Jabar Juara Umum FIKSI

Sebanyak 1.414 pendaftar dengan 958 rencana bisnis dari seluruh Indonesia diseleksi pada ajang Festival Inovasi dan Kewirausahaan (FIKSI) tingkat Nasional Tahun 2018. Dari jumlah tersebut telah terpilih 90 rencana bisnis sebagai finalis yang mengikuti seleksi wawancara dan expo, yang dilaksanakan  di Provinsi D.I. Yogyakarta, 1-6 Oktober 2018.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas Dinas Pendidian Jawa Barat, Yesa Sarwedi mengatakan sebanyak 13 siswa dan 7 rencana bisnis dari Jawa Barat telah terpilih dalam ajang FIKSI di Yogyakarta. Setelah mengikuti serangkaian penilaian, akhirnya Jawa Barat merebut 3 medali emas dan 1 perak, yang mengantarkan sebagai juara umum.

“Sebenarnya berawal dari FIKSI tahun 2017, kita sebagai tuan rumah di Jawa Barat

belum mendapatkan juara umum. Hal tersebut karena tahun kemarin banyak peserta yang tidak ikut mewakili Provinsi Jabar. Maka di tahun 2018, kita sudah banyak mensosialisasikan ke tingkat daerah kemudian ke sekolah, supaya mempersiapkan siswa-siswanya,” ujar Yesa saat ditemui seusai apel pagi di Halaman Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Senin, 8 Oktober 2018.

Yesa mengatakan cukup bangga dengan hasil yang diperoleh para peserta FIKSI kali ini. Khususnya kepada SMAN 1 Cisarua, yang telah memberikan seluruh medali yang diperoleh kontingen Jawa Barat. Pihak sekolah dan juga para siswa telah berusaha semaksimal mungkin sehingga mendapatkan predikat juara.

“Selamat kepada anak-anak pemenang FIKSI atas prestasinya, pertahankan terus.

Mudah-mudahan apa yang dihasilkan ini, bisa berdampak pada anak-anak yang lain. Khususnya kepada anak-anak di Jawa Barat, untuk sama-sama berprestasi. Kepada yang bersangkutan, tambah sukses sebagai kebanggan Indonesia,” ujar Yesa.

Kepala Sekolah SMAN 1 Cisarua, Tuti Kurniawati mengatakan para siswa dan pembimbing sudah jauh-jauh hari mempersiapkan untuk perlombaan pada bidang kewirausahaan. Selain terintegrasi dalam pembelajaran kewirausahaan, para siswa tergabung dalam ekstrakulikuler Student Company(perusahaan siswa). Perusahaan siswa tersebut, telah memasuki generasi ke 4. Sehingga, siswa-siswa tersebut telah memiliki pengalaman bagaimana mengelola sebuah usaha.

“Sebanyak 25 siswa perangkatan, menciptakan ide bisnis sampai mencari pasarnya.

Kemudian membuat produk yang kompetitif, mengelola keuangan, SDM, marketing dan sebagainya. Sehingga, setelah mengikuti FIKSI, mereka itu sudah terbiasa dengan pertanyaan-pertanyaan seputar kewirausahaan,” ujar Tuti.

Peraih medali emas dalam bidang usaha lainnya kategori rintisan FIKSI, Elli’an Irfan Juliano mengatakan telah mempersiapkan mulai dari pendaftaran di bulan Mei. Seleksi sudah dimulai dari tingkat sekolah, sampai akhirnya tersaring empat tim yang didaftarkan pada FIKSI. Setelah mengorbankan waktu dan fikiran, ia bersyukur telah mendapatkan medali.

“Dukungan dari sekolah dan juga orang tua membuat kami optimis. Ditambah dengan lingkungan kami yang positif, sehingga pada akhirnya alhamdulillahkita dapat tiga emas, dengan kategori yg berbeda dan juga satu perak,” ujar Elli’an.***

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/niat-mandi-wajib/