Jonan Dialog dengan Diaspora Indonesia di Jepang
Pendidikan

Jonan Dialog dengan Diaspora Indonesia di Jepang

Jonan Dialog dengan Diaspora Indonesia di Jepang

Jonan Dialog dengan Diaspora Indonesia di Jepang
Jonan Dialog dengan Diaspora Indonesia di Jepang

Dalam kesempatan pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Tokyo

, Jepang pada Minggu (14/5), Menteri ESDM Ignasius Jonan memilih untuk melakukan dialog interaktif dengan para Diaspora Indonesia yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Setelah Duta Besar RI untuk Jepang, Arifin Tasrif memberi beberapa kata sambutan, Jonan langsung membuka sesi tanya jawab bagi para peserta tanpa berpidato terlebih dahulu.

Tidak kurang dari sembilan pertanyaan umum maupun teknis diajukan oleh masyarakat Indonesia pada kesempatan tersebut: mulai dari soal Freeport, perubahan tarif listrik bagi rumah berkapasitas 900W, hingga pemanfaatan energi geothermal dan nuklir serta dampaknya terhadap lingkungan ditanyakan kepada Menteri Jonan.

Diselingi tawa dan canda, Jonan menjawab pertanyaan dari para peserta

dengan ringkas dan apa adanya. Sesekali juga Menteri Jonan menunjukkan data dalam bentuk angka untuk menegaskan jawaban.

Terkait isu kenaikan listrik misalnya, ’’Penting diketahui bahwa harga listrik tidak naik, tetapi pelanggan listrik rumah tangga 900W dicabut, sedangkan pelanggan listrik 450W tetap disubsidi,’’ terang Jonan menanggapi pertanyaan salah satu peserta.

Sedangkan ketika diajukan pilihan antara listrik murah atau energi ramah lingkungan

dari salah satu peserta, Jonan menjawab bahwa tentunya keduanya sedang diupayakan oleh Pemerintah RI. Namun apabila diharuskan memilih salah satu, Jonan dengan lugas menjawab tentunya lebih memilih mengedepankan affordability bagi masyarakat.

Dia pun lalu menyampaikan bahwa salah satu target pemerintah saat ini adalah untuk menerangi 2.500 desa hingga 2019. Pemerintah juga tengah mendorong agar harga listrik dapat semakin bersaing dan menjadi lebih terjangkau, khususnya bagi warga-warga yang kurang mampu

 

Baca Juga :