Diangkat Jadi CPNS, 389 Guru Dapat Pesan Menyejukkan Dari Gubernur DKI
Pendidikan

Diangkat Jadi CPNS, 389 Guru Dapat Pesan Menyejukkan Dari Gubernur DKI

Diangkat Jadi CPNS, 389 Guru Dapat Pesan Menyejukkan Dari Gubernur DKI

Setelah mengabdi lebih dari 15 tahun di sekolah swasta, akhirnya 389 guru

bantu mendapatkan mimpinya menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Mimpi itu terealisasi setelah Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat Surat Keputusan (SK) terhadap Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Guru Bantu DKI Jakarta tahap II tahun 2017 di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (29/8).

Dengan mengenakan baju putih dipadu dengan bawahan hitam, 389 CPNS guru bantu itu begitu bersuka cita. Sehingga ketika Djarot memberikan pesan, mereka mendengarkan dengan seksama.

Dalam sambutannya, Djarot berpesan agar para CPNS tersebut itu

menjalankan amanah dengan baik dan tidak menyalahgunakan jabatannya.

“Anda semua itu sebagai seorang pendidik, bukan sekadar pengajar, makna pendidik lebih dalam daripada pengajar. Kalau anda benar-benar pendidik yang baik, maka tugas anda bukan hanya sekadar mentransfer ilmu,” terang gubernur yang akan lengser pada Oktober mendatang.

Lebih jauh mantan Wali Kota Blitar ini menyebut, seorang pendidik di dalam hatinya melekat betul sebagai seorang yang dapat diteladani oleh siswa-siswinya, dan benar-benar menjadi pedoman bagi peserta didiknya.

Sebab zaman sekarang, banyak guru yang lebih mementingkan gaji

dan mengejar kekayaan daripada keberhasilan anak didiknya. Padahal itu bukanlah tujuan utama seorang guru.

“Gaji, pendapatan dan kesejahteraan anda pasti meningkat, tetapi jangan jadikan itu tujuan utama anda. Tujuan utama anda adalah mendidik hingga anak didiknya berhasil menjadi seorang pemimpin yang baik, guru pun akan bangga,” tutur mantan anggota DPR itu.

“Kalau kalian mudah tergoda dengan material dan suka mengambil jalan pintas, anda tidak pantas menjadi guru,” tandasnya.

 

 

Baca Juga :