Pengertian Reboisasi
Pendidikan

Pengertian Reboisasi serta Manfaatnya

Pengertian Reboisasi serta Manfaatnya – Degradasi hutan di DAS, terutama di daerah hulu, telah menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti banjir, kekeringan, tanah longsor, dan sebagainya.

Akar penyebab termasuk, antara lain, kurangnya pemahaman dan / atau kepedulian dari berbagai pihak mengenai fungsi hutan dan penerimaan manfaat oleh masyarakat setempat, sehingga mereka tidak dapat membentuk rasa tanggung jawab dan tindakan untuk konservasi hutan.

Untuk mengatasinya. Upaya harus dilakukan untuk memilih dan meningkatkan kapasitas fungsi hutan, terutama di hutan lindung dan hutan produktif, dengan melibatkan para pihak dalam partisipasi yang terintegrasi dan transparan dalam gerakan nasional.

Upaya rehabilitasi hutan (reboisasi) dilakukan secara vegetatif (penanaman) menggunakan spesies tanaman yang sesuai dengan fungsi hutan, lahan, dan kondisi agroklimatik lokal.

Dalam hal ini, dan kesamaan pandangan pihak-pihak yang berkepentingan, perlu untuk menyiapkan pedoman tentang reboisasi hutan lindung dan produktif dalam rangka gerakan nasional untuk restorasi hutan dan lahan.

Definisi Reboisasi

Pengertian Reboisasi

Reboisasi (dalam bahasa Inggris: reboisasi) adalah pengalihan hutan yang gundul (mandul, tanpa hasil). Penghijauan ini berguna untuk dapat meningkatkan kualitas hidup manusia dengan menyerap polusi dan debu dari udara, kemudian memulihkan habitat dan ekosistem alami, serta mencegah pemanasan global, menjebak karbon dioksida dari udara dan menggunakan hasilnya (terutama kayu).

  • (Manan, 1978). Reboisasi adalah kegiatan reboisasi yang ditanam di kawasan hutan dan lahan kosong di dalam kawasan hutan.
  • (Kadri et al., 1992). Reboisasi adalah pembangunan hutan baru di bekas tebangan, tebang pilih atau lahan kosong lainnya di dalam zona hutan, termasuk reboisasi.
    Reboisasi meliputi restorasi pohon, penanaman spesies pohon lain di zona hutan negara dan area lain sesuai dengan rencana penggunaan lahan yang ditetapkan sebagai hutan.
  • (Manan 1976; Supriyanto, 1984). Lansekap adalah penanaman di tanah kosong di luar hutan, terutama di tanah yang dimiliki oleh orang-orang dengan tanaman tahunan,

contohnya adalah pohon hutan, pohon buah-buahan, tanaman perkebunan, tanaman, teras penguat, tanaman dengan pupuk hijau, dan rumput ternak di akhir pekan. Tujuan penanaman ini adalah agar tanah dapat dipulihkan, disimpan, dan kesuburannya meningkat lagi.

Memahami Berkebun

Lansekap adalah penanaman di tanah kosong di luar hutan, terutama di tanah orang-orang dengan tanaman keras, seperti pohon hutan, pohon buah-buahan, tanaman perkebunan, tanaman untuk memperkuat teras, pupuk hijau dan rumput makanan ternak.

Tujuan penanaman adalah untuk memastikan bahwa tanah dapat dipulihkan, dilestarikan dan kesuburan dipulihkan. Upaya-upaya yang termasuk dalam rangkaian kegiatan reboisasi tersebut di atas termasuk pembangunan bangunan untuk mencegah erosi tanah, misalnya, terasering dan bendungan di daerah di luar hutan.

Dengan demikian, reboisasi adalah penanaman di lahan kering di luar wilayah hutan, serta membangun bangunan untuk mencegah erosi tanah untuk memulihkan, melestarikan dan meningkatkan lahan.

Tujuan Reboisasi

  1. Mengembangkan usaha, yaitu pengembangan yang ditujukan untuk hutan industri atau hutan tanaman industri, yang diharapkan dapat memasok bahan baku untuk industri hutan, yang dibangun di dekat lokasi kompleks hutan yang sesuai.
  2. Untuk meningkatkan kondisi hidro-ekologis di wilayah tersebut, penanaman pohon bertujuan untuk mencegah banjir, erosi, tanah longsor dan melestarikan sumber daya air.
  3. Untuk meningkatkan dan menjaga kesuburan tanah, yaitu dalam konteks pengembalian unsur hara ke tempat yang tumbuh baik dari produk serasah hutan, serta selalu berada di kanopi hijau pohon dengan produk serasah yang membuatnya sulit untuk merusak lahan hutan karena kekuatan hidrologis proses di hutan.

Manfaat Reboisasi dan Lansekap

Reboisasi memainkan peran dan fungsi penting dalam memastikan kelestarian lingkungan, manfaat reboisasi dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian, yaitu:

Manfaat hidrologis Pohon yang ditanam di tanaman hijau akan mampu menyerap dan menyimpan air. Dengan demikian, jumlah pohon yang ditanam akan semakin banyak disimpan di tanah untuk digunakan oleh makhluk hidup (termasuk manusia), dan untuk pasokan air di musim kemarau atau untuk mencegah banjir.

Demikian pembahasan tentang Pengertian Reboisasi serta Manfaatnya, semoga dapat bermanfaat.

Baca Juga :