Pengertian HAM, Ciri dan Kelembagaan
Pendidikan

Pengertian HAM, Ciri dan Kelembagaan

Pengertian HAM, Ciri dan Kelembagaan

Pengertian HAM, Ciri dan Kelembagaan
Pengertian HAM, Ciri dan Kelembagaan

Pengertian Hak Asasi Manusia

Istilah Hak Asasi Manusia umumnya disingkat HAM. Hak adalah kewenangan untuk bertindak. Asasi mempunyai arti dasar/yang pokok, sedangkan manusia adalah insan/makhluk yang berakal budi. Secara umum, Hak Asasi Manusia adalah hak dasar atau hak pokok yang dimiliki manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.

Berikut ini beberapa pengertian mengenai Hak Asasi Manusia;

  • Secara harfiah, hak asasi manusia adalah hak yang dimiliki seseorang karena orang itu adalah manusia. hak asasi bersifat universal, merata, & tidak dapat dialihkan kepada orang lain. Sebagai manusia, seseorang tidak akan pernah kehilangan hak asasinya.
  • Berdasarkan UU No. 39 Tahun 1999, hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat & keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa & merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, serta dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, & setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat & martabat manusia.
  • Berdasarkan ketetapan MPR No. XVII/MPR/1999, hak asasi manusia ialah hak dasar yang melekat pada diri manusia yang sifatnya kodrati & universal sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa, & berfungsi untuk menjamin kelangsungan hidup, kemerdekaan, perkembangan manusia & masyarakat yang tidak boleh diabaikan, dirampas,/ diganggu gugat oleh siapapun.
  • Menurut John Locke, hak asasi manusia adalah hak yang dibawa manusia semenjak lahir yang secara kodrat melekat pada setiap manusia & tidak dapat diganggu gugat.
Hak asasi manusia pada hakikatnya merupakan seperangkat hak & kebebasan dasar/fundamental yang bersumber pada kodrat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, dimiliki oleh semua orang, keberadaannya tidak bergantung pada pengakuan pihak lain, & tidak dapat dihilangkan oleh pihak lain mana pun. Oleh sebab itu, hak asasi manusia wajib dihormati, diakui, dilindungi, dijamin, & ditegakkan. Tetapi demikiank, tidak berarti dengan hak asasi itu, manusia bisa berbuat sesukanya karena manusia harus menghormati hak-hak asasi manusia lainnya.

Ciri-ciri Khusus Hak Asasi Manusia

  • Tidak bisa dibagi, artinya semua orang berhak mendapatkan semua hak, baik hak sipil & politik/hak ekonomi, sosial-budaya. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/tabel-sistem-periodik-unsur-kimia-dan-gambar-hd/)
  • Hakiki, artinya hak asasi manusia dimiliki semua manusia semenjak lahir
  • Universal, artinya hak asasi manusia berlaku untuk semua orang tanpa memandang status
  • Tidak dapat dicabut, artinya hak asasi manusia tidak dapat dihilangkan/diserahkan.

Kelembagaan Hak Asasi Manusia di Indonesia

Untuk melindungi & menegakkan HAM di Indonesia, maka dibentuk lembaga-lembaga hak asasi manusia. Lembaga-lembaga itu ada yang merupakan lembaga pemerintahan & ada yang lembaga non pemerintahan/masyarakat yang umumnya berbentuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Berikut ini lembaga-lembaga HAM pemerintah & masyarakat di Indonesia;
  • Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)
  • Pengadilan Hak Asasi
  • Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan
  • Komisi Perlindungan Anak Indonesia
  • Kepolisian Negara Republik Indonesia
  • Komisi Kebenaran & Rekonsiliasi (KKR)
  • LSM yang bergerak dalam Penegakan HAM.